Rabu, 11 Februari 2015

Dear Penggosip..

Standard
kadang bingung dengan kalian yang bicara tanpa beban. bicara seenaknya tanpa henti, tanpa tau batas kewajaran berbicara. kalian bicara layaknya orang yang tau segalanya dengan melebih-lebihkan yang ada. padahal, kenyataan begitu jauh dari pihak kalian.
sedih melihat dia yang kalian bicarakan sesuka hati. dari mulut ke mulut, semua orang menyebut namanya dan terus membahas problematika kehidupannya berkat kalian. padahal, seharusnya kalian juga tau bahwa masing-masing orang pasti punya masalahnya sendiri. bukankah kalian juga demikian? dan seharusnya kalian mengerti bahwa hal itu sama sekali tak pantas untuk dibicarakan, bahkan dihujat.
hm, kadang juga bingung dengan para penggosip sejenis, yang langsung percaya dengan berita yang beredar tanpa bukti, jelas kebenarannya atau tidak. setelah mendengar berita tersebut, bukannya bertanya apa yang seharusnya ditanyakan atau menutupi aib orang tersebut, kalian malah menjadi pembawa berita yang tanpa rasa canggung langsung menebarkan berita-berita itu kepada para calon pendengar yang sebentar lagi akan menjadi pembawa berita juga.
pernahkah kalian berfikir bagaimana jika kalian berada diposisi orang yang dibicarakan? bagaimana kesalahan kecil yang kalian perbuat dibesar-besarkan menjadi fake story yang tak mengenakkan untuk didengar? Guys, harusnya kalian bisa berfikir sejenak. jangan hanya bisa berbicara tanpa berkaca saja;) pikirkanlah.

-Dari Sang Pendengar, yang Mengerti Letak Kesalahannya.

0 komentar:

Posting Komentar

FOLLOWERS!